Pernahkah Anda merasa bosan ketika mengikuti meeting atau kuliah dikelas dan Anda menggambar sesuatu untuk mengusir rasa bosan? Aktifitas menggambar atau mencoret-coret tanpa maksud tersebut disebut dengan Doodling. Aktifitas Doodling atau membuat coretan tanpa makna dan bersifat spontan ini ternyata memiliki benefit dan banyak makna. Salah satu benefit adalah untuk membantu Anda agar tetap alert atau waspada dengan kondisi disekitar orang tersebut. Selain itu, Doodle dapat membantu kemampuan fokus atau konsentrasi serta meningkatkan daya ingat seseorang. Pada tahun 2009, Jackie Andrade melakukan penelitian terhadap sekelompok orang. Sekelompok orang tersebut dibagi menjadi 2 group dan diminta mendengarkan rekaman selama beberapa waktu. Group pertama yang mendengarkan rekaman dan melakukan atifitas doodling disaat bersamaan dan Group kedua mendengarkan rekaman tanpa melakukan doodling. Dan hasilnya ternyata group pertama dapat mengingat isi rekaman lebih banyak dan lebih baik dibandingkan group kedua. Riset ini masuk dalam Journal of Applied Cognitive Psychology.
Pada kasus tertentu, seperti Michiko Maruyama, seorang mahasiswi kedokteran dari University of British Columbia juga melakukan doodling pada saat mendengarkan kuliahnya. Alih-alih mencatat, dirinya membuat doodle dan keyword mengenai topik yang dibahas dikelasnya. Doodle mata kuliahnya ini kemudian direview oleh dirinya dimalam hari dan dibuat catatan yang lengkap mengenai pelajarannya hari itu. Doodlenya kemudian Ia post di Facebook dan kemudian menjadi alat bantu belajar untuk teman-teman sesame mahasiswanya.
Sementara dari sisi Graphology, Doodle memiliki arti yang lebih dalam lagi karena menceritakan subconscious seseorang. Menurut Tracey Trussel, Graphologist dari UK, Doodle seperti peta atau petunjuk dalam mengeksplorasi kepribadian seseorang. Doodle adalah sebuah aktifitas membuat coretan tanpa tujuan tertentu, ketika si pembuat doodle sedang konsentrasi ke subject lain, dibuat secara rileks, tanpa ada tekanan, bebas dan spontan oleh seseoarang. Sehingga aktifitas tersebut dapat diartikan sebagai ekspresi langsung dan spontan dari subconscious seseorang yang tidak ditujukan kepada seseorang atau untuk tujuan tertentu. Sebuah riset menyimpulkan bahwa kebanyakan orang membuat doodle karena merasa bosan, Sebagian lagi ketika merasa cemas dan Sebagian lagi ketika sedang rileks.
Para ahli berpendapat bahwa dengan mengungkapkan apa yang ada di subconscious seseorang sehingga dapat melihat kepribadian orang tersebut. melihat kerangka seseorang dengan jelas. Bentuk, coretan dan object yang digambar, warna bolpen serta posisi doodle dapat menceritakan kerangka seseorang dengan jelas seperti cara berfikir, cara pandang kehidupan, motivasi dan lain-lain.
Setiap bentuk doodle memiliki arti tersendiri dan 69% doodle berupa bentuk dan pola. Beberapa arti dari doodle adalah sebagai berikut jika doodle berbentuk lingkaran atau bulat maka orang tersebut termotivasi oleh rasa sayang dan tidak menyukai konflik. Sementara bentuk kotak mengindikasikan orang tersebut menyukai perencanaan, organisasi waktu dan energy serta menyukai kontrol. Segitiga atau bentuk yang runcing menandakan pembuat doodle adalah orang yang ambisius, menyukai kompetisi serta banyak akal. Bentuk arch atau lengkungan mengindikasikan sifat tertutup. Sementara tanda silang bisa diartikan sebagai anxiety atau rasa cemas. Garis lurus memiliki arti seseorang yang menyukai logika dan kurang menyukai hal-hal yang kurang masuk diakal. Gambar bunga menandakan orang tersebut sangat menyukai pertemanan dan menjaga hubungan relasi yang dimiliki. Bentuk spiral menandakan seseorang dengan kemampuan problem solver dan task oriented. Gambar papan catur menceritakan orang yang memiliki banyak hambatan di level subconsciousnya Begitu pula dengan ukuran doodle. Semakin besar ukuran doodle maka semakin orang tersebut ingin dilihat sementara jika ukuran kecil, orang tersebut menyenangi kesederhanaan. Begitupula dengan warna dan jenis alat tulis yang digunakan ketika membuat doodle memiliki arti.
Dari uraian diatas, terlihat bahwa doodle adalah sebuah aktifitas membuat coretan yang tak memiliki arti namun sebaliknya justru memiliki benefit dan memberikan rangkaian petunjuk yang lebih dalam mengenai kepribadian seseorang selain mempertajam daya ingat.
So.. Happy Doodling, G-Folks !