Hi G-Folks,
Dalam rangka World International Left handedness Day yang berlangsung 13 Agustus yang lalu, kali ini saya akan membahas analisa tulisan tangan dari penulis kidal. Semoga saja analisa tulisan tangan dari penulis kidal ini dapat memberikan manfaat untuk G-Folks.
Left handers atau kidal memiliki keunggulan dan kekurangan. Di dalam dunia ditemukan bahwa hampir 90% fasilitas diperuntukan orang yang menggunakan tangan kanan, maka tidaklah mudah bagi orang kidal untuk mengoperasikan semuanya, karena dibutuhkan penyesuaian khusus, terutama dalam aktivitas menulis. Sebaliknya keunggulan para kidal ini menurut penelitian mereka memiliki tingkat kecerdasan di atas rata-rata.
Seringkali ditemukan, left handers atau kidal-ers memiliki tulisan tangan yang miring ke kiri. Hal ini disebabkan oleh posisi tangan dan posisi menulis yang canggung.
Namun, Allan Conway, seorang Graphologist berpendapat kemiringan tulisan ke kiri kemungkinan besar akibat dari rasa minoritas atau merasa berbeda dari kebanyakan orang. Sehingga orang tersebut menekan dan menghambat ekspresi rasa yang timbul pada dirinya.
Sementara kebanyakan Graphologist berpendapat bahwa tangan mana yang digunakan untuk menulis tidak berkaitan dengan kemiringan tulisan atau tanda lain yang muncul dalam tulisan tangan, karena tulisan tangan sejatinya adalah tulisan otak. Hal ini seiring dengan pernyataan Wilhem J. Preyer, Psikolog Jerman bahwa “Handwriting adalah Brainwriting” . Ini merupakan hasi dari penelitiannya tahun 1895.
Di tahun tahun 1995, Britain National Musem dibantu oleh Olivia Graham, UK Graphologist melakukan penelitian mendalam terhadap 10 surat yang ditulis tangan oleh Viscose Horatio Nelson, seorang perwira Angkatan Laut Inggris yang ditulis dalam kurun waktu antara tahun 1786-1805.
Lord Nelson adalah seorang perwira tinggi Kerajaan Inggris yang kehilangan tangan kanan pada pertempuran di Santa Cruz tahun 1797. Awalnya, Ia menulis dengan tangan kanan namun sejak kehilangan tangannya Lord Nelson menulis menggunakan tangan kiri.
Image sebelah kiri adalah tulisan tangan Lord Nelson menggunakan tangan kiri yang ditulis pada tahun 1804 dan image sebelah kanan adalah tulisan Lord Nelson yang dibuat dengan tangan kanan pada tahun 1793. (sumber BBC.com)
Hasil penelitian menunjukan bahwa tulisan tangan yang dibuat oleh Nelson dengan tangan kanan dan tangan kiri menunjukan kesamaan seperti jarak antar kata, bentuk huruf dan tanda-tanda lainnya. Hal ini menjelaskan bahwa kita juga dapat melatih tangan kita untuk digunakan menulis apakah menggunakan tangan kiri atau kanan.
Namun demikian, sebuah penelitian yang dilakukan di German untuk mengetahui dampak jangka panjang mengubah tangan aktif, maka hasilnya ditemukan bahwa para left handers converter ini mengalami perubahan fungsi neuroautonomy yang merefleksikan bentuk penekanan atau gerakan tangan kiri yang dengan sengaja di tekan/di stop.
Hal ini semakin meyakinkan bahwa tulisan tangan adalah tulisan otak. Pada kasus Lord Nelson, karena tangan kanan putus sehingga ia harus mengubah mindset untuk belajar dengan tangan kiri. Hingga akhirnya tulisan yang muncul dari tangan kirinya sama dengan tulisan tangan kanannya.
Sementara orang yang terlahir kidal dan di paksa menggantikan tangan kanan akan terjadi perubahan bentuk tulisannya, karena adanya pembatasan/penekanan pada mindset mereka.
Bagi Graphologist, ada banyak tanda yang mencerminkan penulisnya adalah kidal atau left-handers. Salah satu tandanya adalah tarikan garis horizontal baik pada huruf T, garis bawah dan lain-lain.
Kita dapat melihat perbedaan itu, pada penulis tangan kanan akan menarik garis dari kiri ke kanan. Sementara para pengguna tangan kiri akan menarik garis dari kanan ke kiri. Walaupun penulis kidal menulis dengan tangan kanan (left-handed converter), kecenderungannya tarikan garis horizontal akan dimulai dari kanan ke kiri. Nah demikianlah, apa pun gaya menulis tanganmu lakukanlah dengan perasaan bahagia, bukan karena tertekan.
Happy Left-handedness Day, G-Folks.