Dear Diary,
Done! submit 9 analisa tulisan tangan punya anak-anak. Keren Ibu-ibunya, bisa punya ide mengirim tulisan tangan anak-anak mereka yang umurnya sekitar 11-12 tahun untuk ikutan “Graphological Assessment”.
Seperti biasa, setelah kirim report baru aku baca karangan anak-anak mereka. Sebagai Graphologist, aku melihat bentuk tulisan yakkk, bukan membaca isinya. Dan ternyata …LUAR BIASA, isi karangan anak-anak itu bagus-bagus semuanya. Mereka dapat menceritakan siapa dirinya, dan memberikan label yang positif terhadap dirinya, juga luwes dalam berbagi cerita mengenai hobi serta prestasi mereka.
Menurut aku, yang paling cool itu “Statement Positif” mengenai diri mereka. Di rentang usia 11-12 tahun, anak-anak sudah aware dengan keunggulan dan keunikan yang mereka miliki, ini dapat menjadi modal mereka ke depan harinya. Mereka aware tentang ‘mana yang gue banget’ dan ‘mana yang bukan gue’. Starting point yang disampaikan anak-anak dalam karangannya sudah oke banget loh!
Aku jadi kepikiran, dulu di usia 11 tahun apakah aku sudah bisa bikin statement kayak gini belum ya? #reflectionmodeon Kalau sekarang? ….. Pastinya sudah dong hehehe…!
Dengan kemampuan seorang anak bisa aware terhadap dirinya dapat menjadi “Personal Branding” bagi diri mereka. Apalagi ditambah statement bersifat otentik, karena bersumber dari dalam diri mereka.
Menurut kalian penting gitu Personal Branding? Setelah browsing kiri kanan, atas bawah, ternyata penting juga loh! Yang pasti Personal Branding itu bukan pencitraan tetapi Personal Branding adalah gambaran diri yang mau ditampilkan ke publik, yang intinya (core-nya) adalah otentik. Iya dari dalam diri kita sendiri …!
Mengapa harus otentik ya? Keotentikan diri kita menjadi pembeda, memberi warna tersendiri ….daaann jadi nggak ikut-ikutan trend atau lingkungan. Menjadi diri yang otentik kita harus aware diri sendiri dan jujur. Hhmmm….. saya ya saya, kamu ya kamu dengan segudang talenta, keunikan, plus minus dan lain-lain. Self awareness ini mengarahkan kita untuk paham dengan hal-hal apa saja yang align dengan diri kita sehingga dapat membantu bertumbuh ke arah positif yang selaras dengan diri kita. Konteks besarnya, ya kelak dapat memberikan kontribusi positif kepada lingkungan di sekitar, sesuai dengan karakter yang unik dan kuat dalam diri kita.
Amaze, secara pikiran sadar (conscious mind) anak-anak di usia segitu sudah aware terhadap dirinya, yang pasti sisi awareness ini dapat berkembang karena Ibu-ibunya memiliki growth mindset yang hebat pula. Super cool….!
Semoga hasil analisa tulisan tangan (dari sisi subconscious mind) anak-anak dapat membantu mereka mengenali kekuatan dan keunikan yang ada, dan semakin nyata dan terang. Sehingga anak-anak dengan dukungan para Ibu hebat dapat memperbaiki sisi-sisi diri mereka yang belum berkembang secara sempurna. Dengan awareness ini, suatu hari nanti dapat membantu anak-anak memiliki Personal Branding yang sesuai dengan karakter kepribadian mereka. Sebab setiap anak memiliki keunikannya tersendiri, begitu juga dengan kamu!