Articles

2024-12-12
Face Your Fears | Articles

Face Your Fear. 

Perjalanan yang kita lalui memberikan banyak cerita mengenai pengalaman yang baik dan sukses atau sedih karena gagal.  Pengalaman emosi ini membentuk sebuah pemahaman dan memberikan keyakinan diri ketika melangkah kedepan. Beberapa orang yang mengalami kegagalan dimasa lalu, akan memaknai kegagalan tersebut dengan rasa takut, trauma dan bayangan akan mengalami kegagalan lagi dimasa depan. Hingga orang tersebut khawatir untuk melangkah, takut untuk mengambil inisiatif dan keputusan. Pada akhirnya dengan pemaknaan yang kurang tepat ini, ia membatasi dirinya.  

Sementara orang lain, meresponse kegagalan dengan perspektif positif. Ia akan bangkit untuk mencoba lagi, berulang kali sampai meraih kesuksesan. Jika tidak sukses dengan satu cara, Ia akan mencoba dengan cara lain.  Ia bounced back dari kegagalan dan yakin dengan dirinya bahwa dapat menyelesaikan masalah tersebut.  Perjalanannya yang penuh kegagalan tidak membuat orang tersebut ciut, takut dan menjadi khawatir berlebihan, malahan menguatkan orang tersebut untuk terus berjuang.  

Keyakinan diri ini terbentuk dari pengalaman tersebut dan kemampuan kita untuk memaknainya secara positif.

Akumulasi pengalaman tersebut mempengaruhi alam bawah sadar.  Yang akan mempengaruhi perasaan aman dan tidak aman [feeling secure & insecure] dan yakin terlibat dalam kehidupan kita.

Dalam ilmu Graphology, selembar kertas adalah kehidupan kita. Besarnya margin atau jarak antara tulisan dan tepi kertas sisi kiri, kanan, atas dan bawah dapat menceritakan keberanian, keyakinan dan kemauan seseorang dalam menangani kegagalan tersebut serta keinginan penulis untuk terlibat dalam kehidupannya.  

Margin juga dapat diibaratkan frame yang membingkai tulisan kita.

Sebuah tulisan dengan margin yang lebar disisi kiri, kanan, atas dan bawah atau dengan kata lain framenya tebal, menandakan penulis cenderung takut terlibat secara mendalam dalam kehidupannya, Ia lebih suka menangani hal saat ini saja, cenderung menyukai hal yang berkaitan dengan short term dan menghindari long term, membatasi relasi sosial, dan mengisolasi diri. 

Tepi kiri dan bagian atas kertas menceritakan masa lalu sementara tepi kanan dan bagian bawah kertas adalah masa depan dan orang lain. Jadi dapat disimpulkan jika tulisan tangan berada ditengah kertas dengan ukuran margin yang ekstrim lebar disetiap sisinya [>5 cm], maka dapat diartikan orang tersebut mengisolasi diri dari kehidupannya. Penulis tidak mau terlibat dengan masa lalu dan masa depannya dan fokusnya hanya ada pada saat ini saja.  


Pengalamannya masa lalu menyebabkan dirinya membatasi keterlibatan dalam kehidupan dirinya, tidak berani untuk mengambil resiko dan tindakan padahal mungkin banyak kesempatan baik yang muncul namun tidak dimanfaatkan dan diabaikan saja.  Seringkali merasa kurang memadai dan kerap membandingkan dirinya dengan orang lain.  

Jika Anda atau mengetahui seseorang yang sulit untuk bergerak maju dan seolah mengisolasi dirinya, bisa jadi karena akumulasi pengalaman dimasa lalu yang kurang baik dan pemahamannya yang kurang tepat.  

Secara alami, kita memiliki energy psikis untuk untuk berkarya dan berprestasi, jangan biarkan energy Anda terserap oleh sesuatu yang kurang baik. Jika Anda berani menghadapi dan mengganti dengan belief yang baru, maka Anda akan mendapatkan progress dan hasil akhir yang lebih baik.  Ubah mindsetmu, maka tulisanmu [margin]mu akan berubah.  Bukan sebaliknya ya G-Folks.  Face your fear, then most likely you will receive your favour in your future.


Let's bring your positivity through your handwriting"