Articles

2017-09-07
Finding Your Soulmate | Articles

Baru saja kebahagiaan mekar dan senyum rekah menghiasi suasana. Doa dilantunkan dan hidangan mewah pun disajikan. Namun, sedikit lewat dari tengah malam, malam yang seharusnya menjadi malam terindah, berubah menjadi petaka. Ini bukan cerita tentang Cinderella yang berubah jadi Upik Abu. Ini ceritera tentang sebuah pernikahan. Ya, hanya beberapa jam saja usia pernikahan ini. Entah angin apa yang datang, tiba-tiba saja sang pengantin perempuan melarikan diri. Ia pergi dan tak pernah kembali.


Jangan mengira cerita di atas adalah fiksi belaka. Tidak. Kisah itu adalah kisah nyata. Tapi, bagaimana mungkin hal tersebut bisa terjadi? Seribu tanya mungkin hadir menyeruak tapi, bukankah kita juga memahami bahwa tak semua tanya bisa terjawab? Lebih-lebih jika menyakut soal cinta.


Ya, cinta. Banyak pernikahan hancur karena terburu dalam memandang dan mengartikan rasa sayang, perhatian dan cinta. Sungguhkan dia cinta padaku? Sungguhkan cintanya adalah cinta yang utuh? Akankah cintanya lekang tak termakan jaman? Rasa sayang tumpang tindih dengan perhatian dan cinta. Yang mana sayang, yang mana cinta dan yang mana perhatian. Itu pun belum ditambah dengan buntalan rasa takut, trauma kisah kasih yang datang dari masa silam dan sekian kegelisahan lainnya. Pertanyaan demi pertanyaan diajukan, dan lagi-lagi, tak semua lantas menemukan jawab. 


Cinta pun menjadi kambing hitam. Ia menjadi biang keladi. Cinta dipuja, sekaligus dihujat. Cinta dicari, sekaligus ditendang. 


*


Memilih hidup berpasangan sudah pasti mewajibkan kita untuk melakukan penyesuaian, toleransi, perubahan, modifikasi standard hidup, dan lain-lain. Yang mana yang harus di sesuaikan, siapa yang harus berubah, apa yang ditambah, mana yang harus dikurangi dan bukan tak mungkin pula ada bagian-bagian yang harus ditiadakan. Hal-hal tersebut harus benar-benar dipahami oleh masing-masing pihak, bukan semata untuk mengeliminir konflik, yang terpenting justeru untuk menciptakan harmoni.


Sepasang suami istri memiliki kebiasaan yang berbeda dalam mengisi waktu luang. Suami sangat senang untuk melakukan kegiatan fisik di luar ruangan, sementara istri lebih senang menggunakan waktu senggangnya untuk membaca buku. Dengan situasi seperti ini tentunya keduanya harus menemukan titik tengah agar dapat selaras dalam menjalankan kebersamaan.


Sepasang kekasih lainnya memiliki kasus yang berbeda. Sang lelaki sangat menggemari waktu untuk sendiri atau me time, bahkan di saat akhir pecan. Sedangkan sang perempuan sangat membutuhkan kebersamaan, belaian dan apresiasi. Keduanya memiliki cara yang berbeda untuk merasa dicintai. Bisakah mereka mengarungi bahtera rumah tangga tanpa adanya penyesuaian, pengertian dan compassion?


Nah, kalau saya boleh tahu, apakah Anda mengerti apa yang dibutuhkan oleh pasangan Anda? Apakah pasangan Anda memerlukan pelukan di pagi hari dan sebelum tidur? Ataukah ia membutuhkan romantic thank you note? Atau jangan-jangan, pasangan Anda lebih menyukai kiriman lagu dan sebuah klip video kecil? Apakah Anda mengetahui aktivitas apa yang dapat menggugah batin pasangan Anda? Atau mungkin saja pasangan Anda membutuhkan kebersamaan dalam berolahraga, melakukan wisata kuliner yang otentik dan berburu barang-barang vintage?


Saya berharap Anda mengetahui hal-hal tersebut. Meski terlihat sangat remeh tetapi feeding your partner’s soul is important period. Memberikan perhatian kecil, mengerti kebiasaan dan berkomunikasi adalah salah satu faktor dalam mempertahankan ikatan dengan pasangan. 


Tetapi, Anda tak perlu khawatir. Anda tak perlu merasa was-was akan mengalami kejadian seperti cerita di atas. Anda pun tak perlu cemas tak dapat memahami perasaan pasangan Anda. Selalu ada jalan untuk setiap niat baik dan salah satunya adalah melalui graphology. Graphology adalah ilmu yang dapat mengungkapkan kepribadian seseorang melalui analisa pola dan model tulisan tangan. Secara komprehensif kita dapat mengetahui pikiran sadar maupun bawah sadar seseorang karena tulisan tangan merupakan tulisan otak yang bersifat jujur dan tidak dapat direkayasa. Melalui Graphology Compatibility Report, Anda akan mengerti kepribadian pasangan hidup Anda dan sampai sejauh mana kecocokan dan toleransi yang harus Anda lakukan. 


*


Marriage is the melting of two bodies into one beautiful soul. Kata-kata tersebut sangat indah didengar dan saya sendiri mempercayainya. Tetapi, kata-kata yang indah tak akan berarti tanpa usaha untuk saling mengerti. Mencintai, bagaimanapun adalah jalan panjang pembelajaran yang berlaku seumur hidup. Adalah keindahan jika kita dapat terus tumbuh di dalamnya bersama dengan orang yang kita cintai dan saya yakin Anda mengerti akan hal tersebut. 


Setiap kita pasti memiliki kisah kasih, apapun bentuknya atau bagaimanapun rupanya. Tidak ada yang perlu disesali ataupun ditakuti. Anda dapat menceritakan kisah Anda di sini. Kita dapat berbagi tentang apa yang Anda rasakan. Atau, jika Anda merasa butuh bantuan untuk melakukan Graphology Compatibility Report, jangan ragu untuk menghubungi saya. Saya akan dengan senang hati membantu Anda menemukan cinta sejati Anda dan membantu Anda untuk dapat tumbuh di dalamnya.